Belajar Dari yang Terbaik ! Itu satu keyakinan saya untuk terus tumbuh dan MENJADI SESUATU. Dan hal ini juga yang saya coba tanamkan dalam dada dan pikiran anak-anak didik saya di Gerakan Nasional AYO MANDIRI.
Dalam satu kesempatan seminar saya bertanya kepada salah seorang peserta,”Anto kemarin saya liat orang yang punya rumah luasnya 4 hektar, ada kolam renangnya, juga pacuan kuda. Mobil Jaguarnya bederet 4 buah. Perusahaannya ratusan. Duitnya jangan tanya…Triliunan ! Kenapa bisa gitu ya To?” tanya saya.
Coba kalau Anda yang jadi Anto, apa kira-kira jawaban Anda?
Lalu apa kira-kira jawaban yang tepat untuk pertanyaan semacam ini?
“MANA GUE TAU ! TANYA AJA SAMA DIA!”
Ya itulah satu-satunya jawaban yang paling pas untuk pertanyaan itu bukan? Anda pasti menganggukkan kepala.
Sayangnya, kenyataan dalam hidup kita sering kali bertanya kepada orang yang salah. Kita Ingin kaya, tapi bertanya kepada mereka yang belum kaya. Ingin jadi pengusaha, malah bertanya kepada teman yang belum punya bisnis. Ingin sukses, malah pergi ke dukun?
Saya yakin Anda semua pasti ingin jadi orang kaya, sukses, terkenal, rumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah, anak-anak yang sukses, dst. Sama….saya juga ingin seperti itu. Tapi ada suatu perbedaan tipis yang saya lakukan.
Ketika ingin jadi pengusaha, saya pergi dan berguru ke pasar, Glodok, Mangga Dua…belajar dari pedagang-pedagang Cina. Ketika kemudian usaha saya mulai berkembang dan ingin menjadi besar, saya temui pengusaha-pengusaha nasional seperti Bob Sadino, Chairul Tanjung, Ciputra, Bambang Rachmadi, dll. Termasuk dengan mengirim email kepada orang-orang sukses dan tokoh-tokoh dunia.
Ketika ingin hafal Al-Qur’an (sebagai seorang muslim salah satu target saya adalah mampu menghafal Al-Qur’an sebelum saya mati) yang saya lakukan adalah pergi menjumpai seorang Guru penghafal Al-Qur’an dan menanyakan bagaimana cara mudah menghafal.
Ketika ingin anak-anak saya kelak menjadi anak yang berhasil maka saya pergi menjumpai seorang teman yang memiliki 13 orang anak, rumah tangganya sakinah mawaddah wa rahmah (harmonis) dan hebatnya 8 orang anaknya hafal Al-Qur’an dan bersekolah di universitas bergengsi.
Bisakah Anda membayangkan jawaban apa yang saya peroleh ketka saya bertanya,”Bagaimana Bapak, Mas, Om , Ustadz bisa jadi seperti ini?”
Kira-kira jawaban yang saya perloleh tepat atau tidak? Mengapa?
Ya hanya satu jawabannya. Jawaban mereka pasti tepat karena mereka sudah mengalami dan mencapai tempat yang ingin saya capai. Mereka sudah melakukan dan memperolehnya.
Itulah yang saya maksud “Belajar Dari yang Terbaik.”
Sudahkah Anda melakukannya?
“Bertanyalah kepada yang ahli jika kalian tidak mengetahuinya.”
Untuk mempercepat proses belajar, bertumbuh dan menjadi, khusus member BSM mulai Juni 2010 untuk 50 member terproduktif akan saya ajak berkunjung dan belajar langsung ke rumah Tokoh Pengusaha Nasional. Take Action Miracle Happen.

Salam Sukses Mandiri
Valentino Dinsi