Home
Tuesday, 07 September 2010
Search the Web
Who's Online
We have 11 guests online
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
The IEF
What They Said

DR. Bambang N Rachmadi (Pemilik Mc Donald Indonesia)

"Untuk Valentino.. Dengan nama seperti ini Kamu seharusnya menjadi THE BEST di Bidangnya seperti Valentino Rossi, Valentino Fashion, dan sebagainya. SEMOGA"

Puspo Wardoyo (Pemilik Wong Solo)

"Dalam perjuangan bisnis, tirulah apa-apa yang pernah saya sampaikan."

Tung Desem Waringin (Indonesia Authorized Anthony Robbins & Robert Kiyosaki)

"Buku WAJIB untuk orang DAHSYAT"

Prof. Dr. Usman Chatib Warsa (mantan Rektor Universitas Indonesia)

"... Sebuah karya orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia entrepreneurship di Indonesia. Kami percaya buku tersebut merupakan buku yang sangat bagus dan baik untuk dibaca dan diketahui isinya oleh mereka yang sangat ingin sukses dan kaya ..."

Tanri Abeng

Valentino The Most presticious people

Tukul Arwana

Manusia yang satu ini memang gila... kesan itu yang saya tangkap

Moh. Fahmi (Penulis)

"Pak Valentino, saya saat ini sedang membaca buku anda: 'Jangan Mau Seumur..' comment saya Par Execellent
 
Visitor Counter
Today0
Yesterday103
Week103
Month672
All145859

(C) Fliesenstadt
Click to join LetsGoIndonesia

Click to join LetsGoIndonesia

customer :


Bookmark and Share
Persoalan Dasar Kewirausahaan Di Indonesia. PDF Print E-mail
 

By Valentino Dinsi, on 03-02-2009 00:00

Views : 3311    

Favoured : 84

Published in : Channel Highlight, Enterpreneur

Article Index
Persoalan Dasar Kewirausahaan Di Indonesia.
Page 2
Page 3
Page 4

Apabila kita berkecimpung disektor bisnis, kita banyak dituntut lingkungan untuk te¬rus berinisiatif, kreatif, dinamis, agresif dan se¬lalu harus mampu mengantisipasi tuntutan lingkungan yang terus berturnbuh. ini semua justru mematangkan pola berpikir dan kehi¬dupan kita untuk terus menempa jiwa wira¬swasta kita.

Istilah kewiraswastaan (entrepreneurship) sudah tidak asing lagi bagi masyarakat, walaupun maknanya belum be¬gitu difahami benar. Masih banyak di antara kita belum me¬nyadari pentingnya kewiraswastaan.

Sektor bisnis yang sangat kompetitif dan peka terhadap pengaruh lingkungan, mutlak membutuhkan manusia wira¬swasta, yang memiliki dinamika, motivasi, kreativitas dan ini¬siatif nyata. Mereka ini mampu bekerja sama dengan penuh tanggung jawab dalam setiap penugasan yang dibebankan ke¬padanya. Begitu pula, sektor pendidikan yang relatif tidak atau kurang kompetitif tetap membutuhkan manusia wiraswasta.

Jangan beranggapan bahwa apabila kita ingin mendidik calon wiraswasta, kita sendiri tidak perlu berjiwa ataupun ber¬prilaku sebagai wiraswasta. Ini keliru namanya. Kita harus ter¬lebih dulu menjiwai dan mempraktekkan kewiraswastaan ter¬sebut, barulah kita akan berhasil mendidik orang lain. Saya kira keseluruhan aspek kehidupan manusia menuntut agar ke¬wiraswastaan bertumbuh di sanubari masing-masing insan demi keberhasilannya dalam hidup ini. Penyebab Rendahnya Jiwa Wirausaha

Harus diakui bahwa kegiatan yang lebih mementingkan hasil dan prestasi kerja, akan lebih mendorong terciptanya pola mekanisme kerja yang lebih obyektif. Sayang hal ini masih me¬rupakan cita-cita belaka. Sebagian besar dari kita belum memi¬liki jiwa wiraswasta secara nyata. Jiwa ambtenaar masih me¬warnai dan menghantui tingkah laku serta kebiasaan kita.

Mengapa demikian ? Banyak faktor yang menyebabkan¬nya. Mulai dari lingkungan keluarga sampai pada kebiasaan kerja atau praktek-praktek yang terjadi di masyarakat memang kurang mendukung tumbuhnya jiwa wiraswasta di kalangan masyarakat kita.

Nilai-nilai yang diyakini masyarakat kita pada hakekatnya merupakan warisan sejarah kolonial. Struktur masyarakat me¬mang kurang memberi peluang kepada pribumi bangsa kita untuk bisa menempa, mengembangkan atau memiliki jiwa wiraswasta yang baik. Struktur masyarakat pada masa kolonial sengaja diatur agar kita tidak bisa maju. Kesempatan untuk berkembang dibatasi. Pendidikan sangat dibatasi, hanya orang-orang tertentu saja yang memperoléh peluang untuk rnengenyam kemudahan pendidikan dengan baik.



Last update : 28-01-2009 09:52

   
Quote this article in website
Favoured
Print
Send to friend
Related articles
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 

Display 1 of 1 comments

6e48b0f18

By: malkoeslz (Registered) on 15-03-2009 20:04

6e48b0f18

By: malkoeslz (Registered IP 94.23.18.212) on 15-03-2009 20:04

QtQl Very interesting article :)

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

Display 1 of 1 comments



Add your comment
Name
E-mail
Title  
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
   
   



mXcomment 1.0.8 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
CHANNEL HIGHLIGHTS
Enterpreneur
Motivasi
Bisnis
Legal
Spiritual
Internet Marketing

Entrepreneur ‘s Coach Corner
Need some advise? Ask your question to an expert ! klik disini

Valentino Dinsi, MM, MBA
Expert di bidang entrepreneurrship dan pengembangan bisnis baru serta inventor bagi pegawai yang ingin jadi pengusaha
 

AYO MANDIRI
inpsipringbox
Random Quotes

Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

anonim

SANG MAESTRO
PENGUSAHA MANDIRI