|
Hiroshi Okuda, pemimpin Toyota dan timnya merupakan contoh organisasi yang memperlihatkan prinsip memiliki tujuan yang jelas. Bagi mereka, tujuan mereka yang jelas adalah melayani dunia dengan mobil yang berkualitas tinggi dan nilai baik yang membutuhkan perawatan minimal. Penciptaan nilai ekonomis Toyota tiada bandingnya dalam industri mi.
Onganisasi mi telah mempertahankan pangsa pasarnya selama dua puluh tahun, walaupun banyak upaya pesaing untuk mengikisnya, karena kemampuannya untuk meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan konsumennya. Salah satu faktor penentu keberhasilan mereka adalah kembali ke hal-hal mendasar. Toyota secara terus menerus menyempurnakan sistem baru berjalan yang ditemukan pertama kali oleh Henry Ford dengan maksud untuk menghilangkan pemborosan pada setiap titik di jalur perakitan, mengembangkan rantai penyediaan tepat waktu (just-in-time supply chains), dan menjaga biaya lebih rendah dan harga yang mau dibayar oleh konsumen.
Untuk memperluas keberadaan mereka secara global dan mempertahankan riset dan pengembangan, membayar dividen dan pengeluaran tahunan, mereka mempertahankan cadangan sebesar 20 miliar dolar. Analis berspekulasi bahwa dengan perang seperti ini perusahaan chest semacam BMW dapat saja menjadi sasaran. Namun Toyota tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan jangkauan global mereka melalui akuisisi sepenti yang dilakukan oleh Ford terhadap Volvo, Land Rover dan Mazda, dan sepenti yang dilakukan GM membeli Saab dan saham di Fiat Auto, Suzuki dan Isuzu.
Transaksi tambahan dan pengambilalihan besar-besaran tidak menjadi tujuan yang sesungguhnya. Mereka lebih berkonsentrasi pada investasi di produksi dan desain lokal. Bahkan lebih daripada pemikiran mi, sebagaimana dikatakan Mn. Okuda, ‘tujuan kami memiliki makna untuk menghapuskan cacat/kerusakan dan memastikan setiap Toyota dibuat dengan standar tinggi—ini menyelesaikan semua permasalahan yang lain.’
Pemimpin yang memiliki tujuan jelas memiliki kemampuan sama dengan perusahaan yang melingkupinya. Welch memilih Immelt dan penusahaan yang memiliki kualitas Welch dan Immelt secara berkelimpahan. Mr. Okuda mengepalai perusahaan yang berbagi tujuan. Alexan¬der Agung memimpin dan depan, namun dia dikelilingi oleh tim pengawal elit yang telah dilatihnya.
Dia telah memilih yang terbaik dan mencoba membangkitkan yang terbaik dan mereka. Ketika Alexander meninggal, tim yang telah berkembang bersamanya mampu menjaga banyak kerajaan penerusnya berabad-abad lamanya. Ingatlah bahwa untuk memiliki tujuan yang jelas berarti berpendirian, memiliki fokus, memiliki keyakinan akan keputusannya, memiliki kemampuan memutuskan, dan berdaya tahan serta bersikap keras. Pemimpin wirausaha harus cukup memiliki kekerasan hati untuk membangkitkan yang terbaik dan orang-orangnya sekalipun dia harus bersikap keras.
Last update : 11-05-2009 13:18
|
|
|
d950c48e467
By: malkoeslz (Guest) on 15-03-2009 20:00