Yahoo! Bermula dari hobi mahasiswa yang berubah menjadi brand global yang telah mengubah cara orang untuk berkomunikasi satu sama lain, mencari dan mendapatkan informasi, serta membeli berbagai macam barang.
Suatu malam di penghujung tahun 1989, di sebuah restoran McDonald’s di kawasan Orchard Road, Singapura, seorang lelaki bertubuh subur tampak sedang membersihkan meja. Dengan seragam T-shirt bergaris-garis merah yang tampak agak kesempitan dan topi berlabel M khas McDonald’s, lelaki yang tak lain adalah Bambang N. Rachmadi, mantan Presdir Panin Bank tadi terlihat serius bekerja. Jatuh miskinkah ia? Bisa jadi. Karena, setelah mengundurkan diri dari kursi puncak Panin Bank pada November 1988, nama Bambang nyaris tenggelam. Bila setahun kemudian banyak pengusaha Indonesia melihatnya tiba-tiba menjadi pekerja kasar di jaringan fast-food terbesar di dunia itu, orang pun bertanya-tanya. Repotnya, Bambang tak bisa menjelaskan apa yang sedang ia lakukan. “Soalnya, saya mesti jaga rahasia. Saya nggak ingin pers Indonesia tahu, sehingga membuat McD batal memberikan lisensinya kepada saya,” ucap menantu mantan Wapres Sudharmono, yang kini managing director PT Ramako Gerbangmas, pemilik dan pengelola jaringan restoran McDonald’s Indonesia. Kehati-hatian Tonny--sapaan akrab Bambang-- memang wajar. Karena, McD adalah satu-satunya taruhan Tonny setelah keluar dari Panin. Apalagi, ia harus menunggu satu tahun setelah memasukkan aplikasi, hanya untuk bisa dipanggil mengikuti pelatihan.
Sekitar tahun 1975,ketika Bill William Henry Gates bersama Paul Allenmenyiapkan program software pertama untuk mikrokomputer, mereka berdua yakin bahwa software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft. Ketika itu tak ada orang yang memperhatikan sungguh-sungguh pendapat keduanya.Tetapi, semuanya berubah dalam dua dekade terakhir.
Ada satu gagasan yang selalu mengusik pikiran Walter EliasDisney, yaitu gagasan bekerja sendiri. Terutama karena ia mendengar bahwa sebagian karyawan akan tidak diperlukan bila musim sibuk berlalu. Ia gembira dengan prospek itu karena dua hal. Pertama, ia ingin berdiri sendiri, dan kedua, ia sangat ingin melakukan sesuatu yang baru dan orisinil, tidak hanya memenuhi keinginan bos dan para pelanggan.
Memulai kerja di sebuah garasi milik keluarganya, Steve Jobs bersama Stephen Wozniak, mengatur usahanya ketika toko Byte di Mountain View, membeli lima puluh komputer assembling mereka. Dari sinilah dimulainya perusahaan komputer Apple didirikan. Nama ini berdasarkan nama buah favorit Job dan logonya dipilih untuk mempresentasikan nama perusahaan dan kata-kata bitnya.