Home
Friday, 12 March 2010
Search the Web
Who's Online
We have 4 guests online
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
The IEF
What They Said

DR. Bambang N Rachmadi (Pemilik Mc Donald Indonesia)

"Untuk Valentino.. Dengan nama seperti ini Kamu seharusnya menjadi THE BEST di Bidangnya seperti Valentino Rossi, Valentino Fashion, dan sebagainya. SEMOGA"

Puspo Wardoyo (Pemilik Wong Solo)

"Dalam perjuangan bisnis, tirulah apa-apa yang pernah saya sampaikan."

Tung Desem Waringin (Indonesia Authorized Anthony Robbins & Robert Kiyosaki)

"Buku WAJIB untuk orang DAHSYAT"

Prof. Dr. Usman Chatib Warsa (mantan Rektor Universitas Indonesia)

"... Sebuah karya orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia entrepreneurship di Indonesia. Kami percaya buku tersebut merupakan buku yang sangat bagus dan baik untuk dibaca dan diketahui isinya oleh mereka yang sangat ingin sukses dan kaya ..."

Tanri Abeng

Valentino The Most presticious people

Tukul Arwana

Manusia yang satu ini memang gila... kesan itu yang saya tangkap

Moh. Fahmi (Penulis)

"Pak Valentino, saya saat ini sedang membaca buku anda: 'Jangan Mau Seumur..' comment saya Par Execellent
 
Visitor Counter
Today14
Yesterday102
Week434
Month1353
All123668

(C) Fliesenstadt
Click to join LetsGoIndonesia

Click to join LetsGoIndonesia

SUKSES ITU GURU YANG JELEK
 

By Tebe, on 01-03-2009 08:00

Views : 4545    

Favoured : 73

Published in : Channel Highlight, Motivasi


Kesukesan akan menjerumuskan kita, kalau kita terlalu bangga.

ImageROBERT T. Kiyosaki dalam bukunya “Cash Flow Quadrant” berpendapat, bahwa sebenarnya sukses itu guru yang jelek. Tapi itu berlaku untuk diri kita sendiri. Artinya, sebagai entrepreneur, kita memang sebaiknya tidak berguru pada kesuksesan kita sendiri. Sebab, hal itu akan membuat kita menjadi kurang bersemangat, menjadi tidak kreatif, menjadikan kita lengah atau sombong, menjadikan kita lupa diri, bahkan tak menutup kemungkinan kesuksesan yang kita raih akan menjadi bumerang bagi diri kita sendiri. Sukses itu, menurut saya, bukan berarti “waktunya untuk menikmati”.


Last update: 18-02-2009 13:34

Editors review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Bekerja dan Ibadah pun sama capeknya
 

By administrator, on 28-02-2009 08:00

Views : 787    

Favoured : 67

Published in : Channel Highlight, Spiritual

Siapa bilang Ibadah itu lebih capek?

Rekan saya dari New York suatu ketika pergi ke Indonesia untuk membentuk tim programmer buat bisnisnya di Amerika. Dia percaya tenaga Indonesia itu handal dan berkualitas, sementara biaya memang relatif jauh lebih hemat dibandingkan di Amerika. Pekerjaan bisa dikirim lewat internet, karena kebetulan data yang dibutuhkan berbentuk digital. Ketika proses mewawancara para pelamar, dia memberikan pengantar yang menekankan perbedaan bekerja saja dengan bekerja sebagai ibadah. Dia adalah muallaf yang taat. Kira-kiranya begini terjemah bebasnya (dia ngomong dalam bahasa Inggris, dan kami manggut-manggut pura-pura ngerti), ³Sekedar bekerja, dengan bekerja sebagai ibadah itu sama capeknya. Seorang programmer sibuk bekerja keras hingga malam, sampai hampir pecah kepalanya. Dan programnya mungkin juga tidak jalan. Programmer lain juga bekerja keras hingga malam, sampai hampir pecah kepalanya, namun dia berniat kerja sebagai ibadah. Hasilnya program mungkin juga tidak jalan, tapi dia mendapatkan pahala dari kerja kerasnya tersebut. Sama-sama kerja keras, sama-sama capek, tapi hasilnya berbeda.² Begitulah kira-kira yang dia sampaikan waktu itu, saya agak lupa persisnya, tapi kira-kira begitulah isinya.

Last update: 29-01-2009 09:42

Editors review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Kenapa Aku diuji?
 

By Tebe, on 26-02-2009 08:00

Views : 18010    

Favoured : 58

Published in : Channel Highlight, Spiritual


KENAPA AKU DIUJI ? "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta." -Surah Al-Ankabut ayat 2-3-

Last update: 29-01-2009 09:41

Editors review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Marketing ala Nabi Muhammad SAW
 

By BHS, on 25-02-2009 08:00

Views : 1152    

Favoured : 67

Published in : Channel Highlight, Spiritual


ImageMuhammad Rasulullah, Nabi kita tercinta, adalah seorang saudagar ternama pada zamannya. Bahkan sejak usia muda, beliau dipandang sebagai sudagar sukses. Disadari atau tidak sukses tersebut tidak lepas dari aktivitas marketing yang diterapkannya --yang tak Cuma ampuh tapi juga sesuai syariah dan, tentu saja, penuh ridlo dari Allah. Jika Anda tertarik menerapkannya, selain mendapat keuntungan, insyaallah bisnis Anda pun barokah. Inilah empat tips marketing a la Nabi:

Last update: 29-01-2009 09:40

Keywords : Channel Highlight, Spiritual, Marketing ala Nabi Muhammad SAWmarketing, bisnis, entrepreneur, nabi, muhammad, customer, pelanggan
Editors review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Hati yang Penuh Syukur - Kan En Tek Sin
 

By Andrie Wongso, on 24-02-2009 08:00

Views : 5005    

Favoured : 77

Published in : Channel Highlight, Spiritual


ImageSering kali saat kita bangun pagi begitu membuka mata pikiran kita sudah terbebani oleh berbagai masalah. Seperti; pekerjaan kantor yang masih tertunda, janji yang belum ditepati, target penjualan yang belum tercapai. Dan mungkin timbul perasaan kecewa, stres, marah pada diri sendiri atau orang lain yang masih tersimpan dalam hati. Atau mungkin juga masalah percintaan, keluarga, keuangan, penyakit dan berbagai macam problem lainnya. Jika begitu bangun pagi pikiran kita sudah terkondisikan oleh beban seperti itu maka besar kemungkinan sepanjang hari yang akan kita jalani terasa begitu berat, menderita, dan jauh dari perasaan senang dan bahagia. Alangkah bijak jika kita begitu bangun pagi menyongsong hari yang baru dengan membiasakan diri untuk sejenak bersyukur dan berdoa dengan menyingkirkan sementara semua masalah. Melalui hati yang penuh syukur kita akan mendapatkan kesegaran dan kesehatan mental serta pikiran positif untuk menghadapi kehidupan hari ini dengan berani dan menyenangkan.

Last update: 29-01-2009 09:39

Keywords : Channel Highlight, Spiritual, Hati yang Penuh Syukur - Kan En Tek Sinhati, bisnis. usaha, entrepreneur, syukur, gagal
Editors review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
<< Start < Prev 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Next > End >>

Results 97 - 102 of 135
CHANNEL HIGHLIGHTS
Enterpreneur
Motivasi
Bisnis
Legal
Spiritual
Internet Marketing

Entrepreneur ‘s Coach Corner
Need some advise? Ask your question to an expert

Valentino Dinsi, MM, MBA
Expert di bidang entrepreneurrship dan pengembangan bisnis baru serta inventor bagi pegawai yang ingin jadi pengusaha
 

TERANYAR
AYO MANDIRI
TRADING HOUSE
inpsipringbox
Random Quotes

Seorang pembohong tidak akan percaya kepada siapapun.

anonim

SANG MAESTRO
PENGUSAHA MANDIRI